Sabtu, 3 Oktober 2026
Narasi4 menit baca•2026-10-03•0 pembaca

Usman Hamid Soroti Pergantian Kapolri : Momentum Untuk Reformasi dan Akuntabilitas Polri

Pergantian pucuk pimpinan Polri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Suyudi Ario Seto menjadi perhatian publik, terutama karena proses pergantian tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Usulan tersebut kemudian diproses melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI hingga memperoleh persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 1 Oktober 2026. Selanjutnya, Suyudi Ario Seto dilantik oleh Presiden sebagai Kapolri. Perubahan kepemimpinan tersebut menjadi topik pembahasan dalam program Sapa Malam Kompas TV yang menghadirkan Staf Ahli Kapolri Irjen Pol. (Purn.) Aryanto Sutadi dan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid untuk memberikan pandangan mengenai pergantian dan arah kepemimpinan Polri ke depan. Usman Hamid melihat pergantian Kapolri sebagai momentum penting untuk memperhatikan kembali agenda reformasi dan akuntabilitas Polri. Menurutnya, kepemimpinan Suyudi Ario Seto akan menghadapi tuntutan untuk memperbaiki hubungan institusi kepolisian dengan masyarakat, meningkatkan transparansi, serta memastikan penegakan hukum berjalan dengan menghormati hak asasi manusia. Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan baru merespons kritik publik secara terbuka dan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja institusi kepolisian.

Usman Hamid Soroti Pergantian Kapolri : Momentum Untuk Reformasi dan Akuntabilitas Polri
Bagikan:

Pergantian pucuk pimpinan Polri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Suyudi Ario Seto menjadi perhatian publik, terutama karena proses pergantian tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Usulan tersebut kemudian diproses melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI hingga memperoleh persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 1 Oktober 2026. Selanjutnya, Suyudi Ario Seto dilantik oleh Presiden sebagai Kapolri. Perubahan kepemimpinan tersebut menjadi topik pembahasan dalam program Sapa Malam Kompas TV yang menghadirkan Staf Ahli Kapolri Irjen Pol. (Purn.) Aryanto Sutadi dan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid untuk memberikan pandangan mengenai pergantian dan arah kepemimpinan Polri ke depan.

Usman Hamid melihat pergantian Kapolri sebagai momentum penting untuk memperhatikan kembali agenda reformasi dan akuntabilitas Polri. Menurutnya, kepemimpinan Suyudi Ario Seto akan menghadapi tuntutan untuk memperbaiki hubungan institusi kepolisian dengan masyarakat, meningkatkan transparansi, serta memastikan penegakan hukum berjalan dengan menghormati hak asasi manusia. Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan baru merespons kritik publik secara terbuka dan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja institusi kepolisian.

Bagikan:
Rahman Alfiansyah
Tentang Penulis

Rahman Alfiansyah

Jurnalis yang berfokus pada reportase naratif, isu-isu sosial kemanusiaan, dan kebudayaan. Berkomitmen menghadirkan kisah berimbang dari akar rumput.

Artikel Terkait Lainnya

Korupsi Sebagai Penyalahgunaan Kekuasaan Untuk Keuntungan Pribadi Dalam Birokrasi Publik
Narasi
4 menit baca•2026-10-03

Korupsi Sebagai Penyalahgunaan Kekuasaan Untuk Keuntungan Pribadi Dalam Birokrasi Publik

Resume Jurnal Berdasarkan KORUPSI SEBAGAI PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN UNTUK KEUNTUNGAN PRIBADI DALAM BIROKRASI PUBLIK: ANALISIS DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA Sri Yulianty Mozin, Alfiyah Agussalim, Aldina Sakira, Marshanda Putri Rahmawati, Dina Alifia Jasmine, Moh Tegar Pratama Bito, Deron Rivaldo Suluh, dan Indah Purnamasari Hapulu Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, Vol. 4 No. 3, Mei 2026, hlm. 257–274

Kayla Nur Aisyah Achmad
Kayla Nur Aisyah Achmad
Research
Implementasi HAM Dalam Sistem Hukum Indonesia
Narasi
4 menit baca•2026-10-03

Implementasi HAM Dalam Sistem Hukum Indonesia

Resume Jurnal Berdasarkan Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner, Vol. 10 No. 5, Mei 2026 Tentang IPLEMENTASI HAK ASASI MANUSIA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA, Utia Ulan Dari & Fasa Ranel

Yudi Karya
Yudi Karya
Kontributor