Kamis, 5 November 2026
Investigasi4 menit baca•2026-10-07•0 pembaca

Isu Keretakan Prabowo-Jokowi Dibantah GCP, Publik Diminta Tak Terprovokasi

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, membantah kabar yang menyebut hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sedang mengalami keretakan. Menurutnya, anggapan tersebut lebih banyak muncul akibat penafsiran publik terhadap sejumlah momen yang beredar di media sosial.

Isu Keretakan Prabowo-Jokowi Dibantah GCP, Publik Diminta Tak Terprovokasi
Bagikan:

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, membantah kabar yang menyebut hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sedang mengalami keretakan. Menurutnya, anggapan tersebut lebih banyak muncul akibat penafsiran publik terhadap sejumlah momen yang beredar di media sosial.

Kurniawan menjelaskan bahwa interaksi Prabowo dan Jokowi saat menghadiri pertandingan sepak bola tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya persoalan politik di antara keduanya. Ia menilai perhatian Prabowo ketika berada di stadion memang lebih banyak tertuju pada pertandingan, termasuk berdiskusi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengenai hal-hal yang berkaitan dengan sepak bola.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari potongan foto, video, maupun gestur singkat yang beredar di media sosial. Kurniawan menegaskan bahwa GCP tetap memberikan dukungan kepada Prabowo dan menghormati kebijakan politik yang diambil pemerintah.

Selain membantah isu mengenai Prabowo dan Jokowi, Kurniawan menegaskan bahwa GCP tidak akan mencampuri proses hukum yang berkaitan dengan Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, perkara tersebut harus diserahkan sepenuhnya kepada hakim dan seluruh pihak berkewajiban menghormati keputusan yang nantinya ditetapkan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Bagikan:
Kayla Nur Aisyah Achmad
Tentang Penulis

Kayla Nur Aisyah Achmad

Jurnalis yang berfokus pada reportase naratif, isu-isu sosial kemanusiaan, dan kebudayaan. Berkomitmen menghadirkan kisah berimbang dari akar rumput.

Artikel Terkait Lainnya

Bivitri Soroti Putusan MK, Polemik Pendidikan Gibran Dinilai Belum Berakhir
Opini
4 menit baca•2026-10-07

Bivitri Soroti Putusan MK, Polemik Pendidikan Gibran Dinilai Belum Berakhir

Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru membuka persoalan baru. Menurut Bivitri, meskipun MK tidak menerima gugatan karena para pemohon dinilai tidak memiliki kedudukan hukum atau *legal standing*, Mahkamah tetap mengungkap adanya persoalan mengenai bukti kelulusan pendidikan setara SMA yang menjadi salah satu syarat pencalonan Gibran pada Pilpres 2024.

Haryasena Dharmasahakti
Haryasena Dharmasahakti
Research
Pengamat Ray Rangkuti Dorong Permasalahan Ijasah Wapres Gibran Di Bahas Dalam Forum DPR
Opini
4 menit baca•2026-10-07

Pengamat Ray Rangkuti Dorong Permasalahan Ijasah Wapres Gibran Di Bahas Dalam Forum DPR

engamat politik Ray Rangkuti mendorong agar persoalan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat dibahas melalui forum di DPR. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan mengenai kepemilikan ijazah atau dokumen kelulusan setara SMA milik Gibran dari pendidikan di luar negeri.

Irfan Andi Saputra
Irfan Andi Saputra
Jurnalis